"Jadi ekonomi lagi tumbuh dan ini sebenarnya crossing pertama kali sejak 12 tahun yang lalu. Biasanya sektor industri itu sedikit di bawah pertumbuhan ekonomi nasional. Tapi mulai 2025 akhir, sektor industri tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi nasional," kata Sarmuji pada Rapimnas Kadin 2026 di Jakarta.

Menurutnya, capaian tersebut membuktikan industri nasional masih menjadi tulang punggung perekonomian dan tidak sedang mengalami kontraksi.

Sarmuji menjelaskan, k​​​​​ontribusi industri pengolahan juga tercermin dari realisasi investasi yang mencapai 38,98 persen dari total investasi nasional. Sementara kontribusi ekspor industri pengolahan pada Agustus 2026 mencapai 159,55 miliar dolar AS atau 82,40 persen dari total ekspor nasional.

Indikator lainnya, Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Oktober 2026 mencapai 53,77, meningkat dari posisi September sebesar 51,9. Sementara Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia pada September 2026 tercatat sebesar 52,1.