Sarmuji menilai pertumbuhan industri yang tinggi diperlukan agar kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian semakin optimal. Selain menciptakan nilai tambah, industri juga memiliki kemampuan besar dalam menyerap tenaga kerja.
βKalau pertumbuhan industrinya tidak tinggi, akan sulit mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Apalagi dalam penyerapan tenaga kerja, sektor industri mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang besar,β tambahnya.
Untuk itu, ia meminta seluruh jajaran Kemenperin aktif mengidentifikasi berbagai persoalan yang menghambat pertumbuhan setiap subsektor industri. Pemetaan tersebut menjadi landasan untuk menentukan kebijakan dan program yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.
Sarmuji juga membuka ruang komunikasi yang lebih luas di internal Kemenperin, termasuk dengan pejabat eselon II maupun jajaran lain yang memahami persoalan teknis di lapangan.