β€œKenapa? Karena ekosistem baterai kita kan sudah sangat maju. Pemerintah juga sangat concern ke ekosistem baterai,” ujar dia.

Sarmuji juga mengapresiasi kontribusi perusahaannya terhadap penyerapan tenaga kerja. Berdasarkan catatan yang disampaikannya, anak perusahaan otomotif asal Jepang itu menyerap sekitar 8.000 pekerja secara langsung, sedangkan jumlah tenaga kerja yang terkait dengan rantai pasok dan dealer mencapai sekitar 360.000 orang.

Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto menyampaikan perusahaannya telah memproduksi kendaraan listrik bZ4X di Indonesia dan tengah menyiapkan pengembangan model BEV lain yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di dalam negeri.

β€œKami sekarang sudah punya bZ4X produksi di Indonesia. Kami juga sedang siapkan untuk ke depannya model-model BEV yang bisa cocok dengan Indonesia,” kata Nandi.

Terkait peningkatan ekspor, Nandi mengatakan perusahaannya akan terus berupaya menambah volume ekspor, memperluas pilihan model kendaraan, dan menjangkau lebih banyak negara tujuan.