NADIKABAR.COM — Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menginginkan medali emas pertama Indonesia pada Asian Para Games 2026 menjadi pelecut untuk emas-emas berikutnya.
Erick menilai emas pertama harus menjadi momentum untuk membangun kepercayaan diri dan menjaga semangat juang sepanjang Asian Para Games 2026.
"Perjuangan kita baru dimulai. Saya berharap emas pertama ini menjadi pelecut semangat bagi seluruh atlet Indonesia yang saat ini sedang berjuang," kada Erick dalam rilis pers pada Senin.
Medali emas pertama Indonesia dipersembahkan Maulana Rifky Yavianda dari para renang nomor 100 meter gaya bebas putra klasifikasi S12.
"Jadikan keberhasilan Rifky sebagai motivasi untuk tampil semakin percaya diri, menjaga fokus, dan memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan," kata Erick.
Erick menegaskan keberhasilan Rifky adalah buah dari proses panjang, latihan keras, kedisiplinan, dan komitmen untuk terus meningkatkan kemampuan demi Indonesia di panggung internasional.
"Kerja keras tersebut hari ini terbayar dengan berkumandangnya Indonesia Raya," kata Erick.
Dia mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan kepada para atlet yang tengah berjuang di Aichi-Nagoya.