Sementara itu, Bupati Sadewo menjelaskan tingginya partisipasi agen di Kecamatan Sumbang tidak terlepas dari kondisi wilayah yang memiliki jumlah penduduk cukup besar serta persoalan sosial yang perlu mendapat perhatian.
"Populasi di Sumbang itu banyak dan termasuk keluarga miskin. Banyak yang memiliki masalah sosial," ucap Sadewo.
Ia menambahkan, keaktifan Agen Perlinsos di Kecamatan Sumbang merupakan bentuk keterlibatan warga dalam mendukung berbagai program pengentasan kemiskinan, salah satunya melalui Sekolah Rakyat yang telah dibangun di wilayah tersebut.
Dengan jumlah penduduk miskin dan miskin ekstrem yang cukup besar, para agen turut berperan menjaring calon siswa yang memenuhi kriteria untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Banyumas.
Ia juga menyambut baik anjuran dari Gus Ipul. Usulan penambahan sekitar 6.000 penerima dinilai mendekati kebutuhan yang sebelumnya diajukan pemerintah daerah, yakni sekitar 7.000 penerima.