Lebih lanjut, Gus Ipul mengatakan pihaknya menyesalkan dugaan insiden kekerasan tersebut apabila terbukti terjadi karena tidak sesuai dengan tujuan kehadiran mahasiswa Unhan untuk memperkuat pendampingan dan kedisiplinan siswa Sekolah Rakyat.Secara umum, Gus Ipul menegaskan bahwa pendampingan yang melibatkan sekitar 1.500 mahasiswa dan pengasuh Unhan selama dua minggu terakhir berjalan dengan baik. Namun, dugaan insiden tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi pelaksanaan pendampingan ke depan.β€œNanti akan kami dalami lebih lanjut dan ini pasti akan kita tindak lanjuti, tidak akan kita diamkan dan sebagai bahan evaluasi kita,” ujar dia.Ia menjelaskan mahasiswa Unhan yang bertugas mendampingi siswa Sekolah Rakyat tidak bekerja sendiri, tetapi didampingi pengasuh yang berkoordinasi dengan kepala sekolah sebagai pimpinan tertinggi di lingkungan sekolah tersebut.