NADIKABAR.COM — Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengemukakan bahwa Program Sekolah Rakyat yang berjalan lebih dari satu tahun terakhir berhasil menjangkau dan memulihkan ribuan anak dari latar belakang rentan, mulai dari anak jalanan, pengamen, anak putus sekolah yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga, hingga kuli bangunan.

Saifullah Yusuf di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu, menyampaikan rasa haru dan syukurnya atas perkembangan signifikan yang ditunjukkan oleh para siswa Sekolah Rakyat setelah mendapat pendampingan intensif.

"Ada yang sebelumnya tidak pernah sekolah, di jalanan menjadi pengamen, ada yang sudah putus sekolah dua tahun dan jadi pembantu, ada yang jadi kuli, ada juga yang bekerja di tempat-tempat yang tidak semestinya," kata dia selepas acara perayaan satu tahun Sekolah Rakyat yang digelar terpusat di GOR Sudiang Makassar.

Dia menjelaskan bahwa pada awal penjangkauan, sebagian besar anak tersebut berada dalam kondisi yang memprihatinkan, baik dari segi kesehatan seperti masalah gigi dan anemia maupun minimnya motivasi belajar.