NADIKABAR.COM — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membangun sistem terpadu peternakan dari hulu hingga hilir dengan mengintegrasikan peternak dan petani jagung melalui koperasi guna memperkuat pasokan pakan nasional.

Amran menjelaskan, sistem tersebut menyatukan peternak dengan petani jagung dalam satu kelembagaan koperasi sehingga produksi bahan baku pakan dapat direncanakan, dikendalikan, dan memenuhi kebutuhan industri peternakan.

"Kita membangun sistem closed system dari hulu ke hilir. Tidak seperti dulu. Apa maksudnya? Dari hulu kita membangun kelompok tani bersama peternak, peternak dengan petani jagung menjadi satu kesatuan, membentuk koperasi. Jadi tanam jagung sendiri, dibantu oleh pusat," kata Mentan di Jakarta, Selasa.

Mentan menyampaikan hal itu usai Rapat Koordinasi Kemitraan Jagung Pakan bersama sejumlah perwakilan peternak di seluruh Indonesia di Kantor Kementerian Pertanian.