NADIKABAR.COM — Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan beras premium di toko ritel tetap terjaga, setelah penarikan 25 merek beras fortifikasi yang dinilai melakukan pelanggaran melalui manipulasi.
Mentan mengatakan pihaknya telah meminta Perum Bulog mengoptimalkan pasokan beras premium ke toko ritel modern, karena stok tersedia dalam jumlah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menjaga pilihan konsumen di pasar.
"Untuk beras premium kami minta Bulog optimalkan menyuplai, karena stoknya banyak. Itu bagaimana menyuplai toko-toko ritel modern, itu segera disuplai," kata Amran terkonfirmasi di Jakarta, Sabtu.
Ia menegaskan pasokan beras premium tidak boleh mengalami kekurangan, sehingga distribusi harus segera diperkuat guna memastikan masyarakat tetap memperoleh beras sesuai kebutuhan di berbagai saluran penjualan.
"Tidak ada kata lain kecuali memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Amran.