NADIKABAR.COM β€” Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan kesejahteraan petani terus menguat setelah Nilai Tukar Petani (NTP) Oktober 2026 mencatat rekor 132,60, didorong kenaikan harga hasil pertanian.

Amran mengatakan kesejahteraan petani menunjukkan perkembangan positif dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Terbaru, (menurut data Badan Pusat Statisik) Nilai Tukar Petani pada Oktober 2026 mencatatkan rekor tertinggi 132,60, nilainya naik 1,13 persen dibandingkan September," kata Amran terkonfirmasi di Jakarta, Senin.

Dia menyampaikan kenaikan itu menunjukkan harga hasil pertanian yang diterima petani meningkat lebih tinggi dibandingkan pengeluaran yang harus mereka bayarkan.

Amran menuturkan peningkatan kesejahteraan petani menjadi bagian penting dari keberhasilan pembangunan pertanian selama pemerintahan Prabowo-Gibran.

Karena itu, Amran selalu menekankan bahwa penguatan produksi perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga harga hasil panen, memperluas akses pasar, serta meningkatkan nilai tambah komoditas agar manfaat pembangunan pertanian dapat dirasakan langsung oleh petani.

β€œSesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, swasembada pangan berkelanjutan harus beriringan dengan kesejahteraan petani yang semakin membaik. Kita ingin petani sejahtera, produksi meningkat, masyarakat mendapatkan pangan dengan harga yang stabil,” tuturnya.

Mentan menjelaskan selama kepemimpinan Presiden Prabowo, berbagai kebijakan diarahkan untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani.