NADIKABAR.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) pada Agustus 2026 mencapai 129,19 atau naik 1,05% dibandingkan bulan sebelumnya. Capaian ini melampaui rata-rata sebelumnya yang berada di level 125.
Kenaikan ini didorong oleh Indeks Harga yang Diterima Petani (It) yang menguat 1,14% menjadi 165,66, lebih tinggi dari Indeks Harga Bayar Petani (Ib) yang sebesar 128,24 atau naik 0,09%. Menurut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, angka ini merupakan rekor baru bagi kesejahteraan petani.
"Baru saja diumumkan oleh BPS kesejahteraan petani naik menjadi 129. Ini mungkin tertinggi sepanjang sejarah. Nah ini kita syukuri, tolong kita jaga kalau perlu ditingkatkan," kata Amran dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (1/9/2026).