Menurut Amran, penguatan peternakan menjadi prioritas karena sektor pangan, perkebunan, dan hortikultura telah mengalami peningkatan kesejahteraan petani melalui nilai tukar petani yang terus membaik.

Ia menyebut Nilai Tukar Petani (NTP) saat ini mencapai 131 persen atau tertinggi sepanjang sejarah, sehingga peningkatan sektor peternakan diharapkan memperluas pemerataan kesejahteraan pelaku usaha pertanian.

Amran menargetkan peningkatan kesejahteraan peternak melalui penguatan usaha rakyat, agar nilai tukar peternak dapat meningkat mendekati 140 persen pada masa mendatang secara berkelanjutan.

Dia menilai peningkatan kesejahteraan peternak akan membuat sektor tersebut semakin menarik bagi generasi muda untuk terlibat dalam usaha peternakan, pertanian, maupun perkebunan nasional.

Amran mengatakan pemerintah melakukan refocusing anggaran dengan mengurangi kegiatan tidak prioritas untuk mengalihkan pembiayaan kepada program yang langsung memberikan manfaat bagi petani, peternak, dan pekebun.

Dari langkah efisiensi tersebut, Amran menyebut pemerintah mengalihkan anggaran hampir Rp1 triliun dari total sekitar Rp3,7 triliun hasil refocusing untuk memperkuat sektor pertanian.