NADIKABAR.COM — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyiapkan anggaran sekitar Rp1 triliun untuk memperkuat peternakan rakyat terintegrasi melalui subsidi, bantuan sarana produksi, dan penguatan kesejahteraan peternak nasional.

Saat ditemui di Jakarta, Selasa, Mentan mengatakan dukungan pemerintah dilakukan bertahap mulai alokasi Rp300 miliar hingga akhir 2026 untuk pengembangan peternakan berbasis produksi dan peningkatan daya saing usaha.

Ia menjelaskan, pemerintah kembali menyiapkan tambahan anggaran Rp300 miliar pada tahun berikutnya, sehingga total subsidi mencapai Rp600 miliar, guna memperkuat fondasi peternakan rakyat terintegrasi secara berkelanjutan.

"Subsidi sampai Desember kami alokasikan anggaran Rp300 miliar untuk 300.000 hektare, tahun depan diberikan lagi Rp300 miliar sehingga total menjadi Rp600 miliar," kata Amran, usai Rapat Koordinasi Kemitraan Jagung Pakan bersama sejumlah perwakilan peternak di seluruh Indonesia, di Kantor Kementerian Pertanian itu pula.

Selain subsidi, pemerintah juga memberikan dukungan sarana produksi berupa 100 unit traktor, 100 unit pengering, dan 100 unit pompa untuk memperkuat produksi jagung sebagai bahan baku pakan bagi peternak.

Amran memperkirakan total dukungan pemerintah bersama kelengkapan sarana produksi tersebut dapat mencapai sekitar Rp1 triliun untuk mempercepat penguatan sektor peternakan nasional.

"Kelengkapannya (pemerintah menyiapkan) traktor 100 (unit), dryer 100, pompa juga 100, kami berikan hari ini. Jadi kurang lebih anggaran dengan tahun depan mungkin Rp1 triliunan. Nah, ini bentuk kepedulian pemerintah terhadap peternakan Indonesia," ujar Mentan menegaskan.