Video kampanye tersebut dirilis Ben-Gvir setelah partai-partai Arab di Israel menuduh Menteri radikal Israel itu mengeksploitasi langkah-langkah dan pelanggaran yang dilakukannya terhadap warga Palestina demi menggalang dukungan dan mengintimidasi para pemilih Arab di Israel.

Israel dijadwalkan menggelar pemilu legislatif pada 27 Oktober, dengan kubu Netanyahu bersaing ketat melawan partai-partai oposisi. Jajak pendapat terbaru dari saluran televisi Israel, Channel 12, memproyeksikan 55 kursi parlemen untuk partai-partai oposisi dan 51 kursi untuk koalisi Netanyahu.

Dengan hasil tersebut, kedua kubu belum mencapai 61 kursi yang diperlukan untuk meraih mayoritas dalam parlemen Israel, atau Knesset, yang beranggotakan 120 orang.