Kelompok dan pelaku musik tradisi yang berpartisipasi dalam FMTI 2026 antara lain Sanggar Seni Mukti Laras (Pemalang), Sarasvati Art (Temanggung), Refamiredo (D.I. Yogyakarta), Padepokan Kandhang Seni (Purbalingga), Sanggar Setyo Langen Budoyo (Wonosobo), Asep Badruns, Saras Swara Indonesia (Wonosobo), dan Saleho Karya Budaya (Boyolali).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Fahmi Hidayat mengatakan bahwa FMTI 2026 menghadirkan ruang ekspresi dan peluang bagi para seniman lokal.

"Melalui perhelatan ini, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan dalam memberikan penghargaan, membuka ruang ekspresi, serta membawa karya lokal ke panggung yang lebih luas," katanya.