"Saya rasa itu kalau bicara soal komitmen. Kita melakukan itu dengan sebaik-baiknya, tentu masih banyak kekurangan, tentu kita harus lebih baik lagi," kata Ara.

Selama dua tahun, pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto pencapaian di sektor perumahan untuk memudahkan dan memperluas akses bagi masyarakat untuk memiliki rumah layak huni terjangkau, antara lain pembebasan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) dan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) khusus untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang membeli rumah pertama.

Kemudian ​perpanjangan skema PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) bagi sektor perumahan, ​peningkatan kuota KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) hingga 350.000 unit rumah subsidi yang merupakan capaian tertinggi dalam sejarah perumahan.