Menurutnya, cara terbaik untuk memperlakukan anak-anak berkebutuhan khusus adalah dengan membuka akses yang setara, baik dari penyediaan layanan kesehatan, pemenuhan gizi, pendampingan, hingga alat bantu yang memadai.
Untuk mewujudkan hal tersebut, dia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
"Tidak ada satu pun kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah yang bisa sukses dan jalan sendiri. Semua harus kolaborasi, sinergi, dan bekerja sama," kata Arifah.
Dalam kesempatan itu, Menteri PPPA mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono Anung yang dinilai berhasil menjadi proyek percontohan (pilot project) dalam menyediakan akses inklusif bagi anak-anak.