"Jadi nanti, atas seizin, kita akan berkoordinasi dengan Pak Bupati, juga dengan pondok pesantren. Kalau memang pihak pondok pesantren bisa melakukan pendekatan gitu ya, trauma healing untuk anak-anak, ya alhamdulillah," tuturnya.
Ia menegaskan Kementerian PPPA akan bersinergi dengan pemerintah daerah dan pihak lembaga pendidikan apabila pendampingan masih diperlukan.
"Tetapi seandainya masih membutuhkan, kami siap untuk berkolaborasi agar anak-anak ini siap kembali untuk di sekolah," tegasnya.
Dia pun mengapresasi respons cepat pemerintah daerah menangani para santri yang mengalami gangguan kesehatan. Penanganan tidak hanya dilakukan terhadap pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit, tetapi juga memastikan kondisi anak-anak setelah mendapatkan perawatan.
"Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak ini mendapatkan penanganan yang cepat, kemudian pemulihan mereka juga menjadi perhatian," ujarnya.