Berdasarkan data terbaru, jumlah warga yang terdampak dalam kejadian tersebut mencapai748 orang. Para korban sempat mendapatkan penanganan di sejumlah rumah sakit. Sebagian besar di antaranya sudah diperbolehkan pulang, sementara masih ada 22 orang yang menjalani rawat inap di 9 rumah sakit.
Arifatul mengatakan pemantauan terhadap kondisi para santri yang masih menjalani perawatan menjadi salah satu perhatian dalam kunjungannya ke Sidoarjo.
"Kami ingin memastikan mereka yang masih dirawat mendapatkan pelayanan dan penanganan dengan baik sampai benar-benar pulih," jelasnya.
Selain Ponpes Manbaul Hikam, kondisi sekolah dan pesantren lain yang turut terdampak dilaporkan telah kembali normal. Aktivitas belajar dan kegiatan di lingkungan pesantren juga mulai berjalan seperti biasa.