Ia mengatakan optimalisasi sektor pariwisata di Singkawang berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM di kota tersebut maupun daerah sekitarnya.

Sinergi antara pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan lembaga perbankan diharapkan dapat memperkuat akses pembiayaan sekaligus mendorong pertumbuhan usaha produktif di Kalbar.

Maman menambahkan, secara nasional pemerintah juga mendorong peningkatan plafon kredit UMKM dari sekitar Rp1.500 triliun menjadi Rp2.000 triliun pada 2027, atau bertambah sekitar Rp500 triliun.