NADIKABAR.COM — Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyebut pagu anggaran Kementerian Transmigrasi pada 2027 mencapai Rp947,27 miliar yang diprioritaskan untuk memperkuat pembangunan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Dari total pagu tersebut, sebesar Rp612,47 miliar atau 64,66 persen dialokasikan untuk program transmigrasi, sedangkan 35,34 persen digunakan untuk mendukung pelaksanaan manajemen kementerian.

"Untuk tahun anggaran 2027, pagu Kementerian Transmigrasi adalah sebesar Rp947,27 miliar. Dengan keterbatasan anggaran tersebut, kami menentukan prioritas dengan sangat jelas," kata Mentrans dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis.

Komposisi anggaran itu terbagi atas Sekretariat Jenderal sebesar Rp329,63 miliar, Inspektorat Jenderal Rp9,58 miliar, Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Rp384,13 miliar, serta Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Rp223,93 miliar.

Ia mengatakan keterbatasan ruang fiskal membuat kementerian harus menetapkan prioritas anggaran secara tepat agar menghasilkan dampak paling besar bagi masyarakat di kawasan transmigrasi.

Menurut dia, arah kebijakan pembangunan transmigrasi difokuskan untuk menciptakan kawasan ekonomi produktif, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menarik investasi sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi baru.