NADIKABAR.COM — Di antara perbukitan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Waduk Sutami atau yang lebih dikenal sebagai Waduk Karangkates telah menjadi bagian penting dari sistem kelistrikan, sekaligus penopang kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Kini, ratusan ribu meter persegi permukaan air waduk itu menyimpan harapan baru melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung terbesar kedua di Indonesia.

Perlahan, permukaan waduk yang dulu berhiaskan perahu dan kapal berwarna-warni itu berubah menjadi ruang bagi panel-panel fotovoltaik yang menangkap cahaya matahari, mengubahnya menjadi energi listrik, lalu mengirimkannya ke jaringan kelistrikan.

Proyek yang memiliki nilai investasi sekitar 90 juta dolar AS itu dikerjakan melalui PT Nusantara Guodian Karangkates Indonesia (PT NGKI), yaitu perusahaan patungan (konsorsium) PT PLN Nusantara Renewables (anak perusahaan PLN Nusantara Power) dengan Guodian Power Jasa Tirta Investasi (perusahaan patungan Perum Jasa Tirta I dan GD Power Hong Kong).