NADIKABAR.COM — Tak hanya ibu kota Indonesia yang memiliki kota tua, Turki juga punya. Kota tua itu berada di Antalya, yang letaknya berada di pesisir selatan negara dua benua itu.
Kota tua itu bernama Kaleici. Uniknya, di kawasan ini terdapat bangunan yang awalnya dijadikan gereja, lalu dijadikan masjid pada sekitar abad ke-5 dan ke-6.
Bahkan, setelah dijadikan masjid pada tahun 1931 bangunan itu sempat dijadikan gereja lagi. Lalu pada akhirnya kembali dijadikan masjid hingga sekarang.
NadiKabar berkesempatan menyusuri Kaleici di tengah-tengah peliputan konferensi iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-31 atau COP31 pada 9-20 November 2026 di Antalya. Dalam kesempatan ini, NadiKabar membersamai rombongan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Di Antalya, mayoritas menggunakan transportasi publik bus sebagai mobilitas sehari-hari. Bisa dibilang, busnya tak jauh berbeda dengan Transjakarta.
Saat tiba di kawasan Kaleici, terdapat Hadrian's Gate yang merupakan pintu gerbang kota tua yang desainnya sangat kental dengan zaman romawi. Gerbang ini disebut dibangun untuk menghormati kunjungan Kaisar Hadrian ke Antalya.
Lalu, pengunjung nantinya akan menyusuri lorong-lorong di tengah bangunan-bangunan klasik ala Eropa. Jalan kecil itu didominasi dengan toko suvenir, kafe maupun restoran seafood.
Di pertengahan jalan menuju pesisir pantai, baru lah masjid yang awalnya gereja itu bisa ditemukan. Namanya Masjid Kesik Minare. Semua pengunjung atau turis bisa memasuki masjid ini dengan melepas sepatu.