NADIKABAR.COM β€” Sebelum berangkat ke Makau, bayangan tentang kota itu nyaris selalu sama: gedung-gedung kasino yang menjulang, hotel mewah, dan gemerlap lampu yang seolah tak pernah padam hingga larut malam.

Namun, pandangan itu perlahan berubah setelah mengikuti perjalanan empat hari dalam trip AirAsia bersama Macao Government Tourism Office (MGTO). Perjalanan tersebut membuka sisi lain Makau yang belum banyak mendapat sorotan, terutama bagi wisatawan Muslim yang ingin menikmati liburan dengan lebih nyaman.

Di balik kemegahan resor terpadu yang menjadi ikon kota, ANTARA, sebagai bagian dari rombongan peserta trip, menemukan wajah Makau yang berbeda dari kesan yang selama ini melekat padanya.

Di sela gemerlap kawasan kasino, sejumlah restoran halal dan toko oleh-oleh dengan produk yang sesuai kebutuhan wisatawan Muslim hadir sebagai pilihan. Keberadaan tempat-tempat tersebut memperkaya pengalaman berwisata sekaligus menunjukkan bahwa Makau menawarkan lebih dari sekadar hiburan malam dan kemewahan.

Pengalaman selama empat hari tersebut membuktikan bahwa Makau tidak hanya bertumpu pada sektor hiburan malam. Wilayah administratif khusus ini terus berkembang menjadi destinasi inklusif yang makin ramah bagi wisatawan dari berbagai latar belakang budaya dan agama.

​Keberadaan fasilitas halal kerap menjadi faktor krusial bagi pelancong Muslim dalam merencanakan perjalanan. Kekhawatiran tersebut terkikis seiring mudahnya menemukan restoran berkonsep ramah Muslim di kawasan-kawasan wisata utama.