NADIKABAR.COM — Pantauan satelit NASA memperlihatkan sebaran karbon monoksida (CO) di atmosfer yang mencakup wilayah Indonesia dan sebagian Asia Tenggara. Dalam visualisasi Eyes on the Earth, konsentrasi gas tersebut tampak ditandai dengan warna merah tua hingga oranye pada peta yang diamati selama 13-15 Oktober 2026.
Peta dari NASA tersebut menampilkan data karbon monoksida harian pada ketinggian sekitar 500 milibar (mb) di atmosfer. Area berwarna merah tua terlihat membentang di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua dan kawasan sekitarnya.
Sementara itu, wilayah di bagian utara dan selatan tampak didominasi warna kuning, hijau, dan biru. Perbedaan warna tersebut menunjukkan variasi konsentrasi karbon monoksida yang terdeteksi pada lapisan atmosfer yang divisualisasikan.