Perbedaan hunian natural building dengan bangunan konvensional terletak pada permukaan rumah yang tak boleh menapak pada tanah. Hal itu terproyeksi dari 'rumah tanah' yang memiliki rongga dengan penopang beton sebagai konstruksinya.

Kemudian, pada bagian dinding hingga ke plafon, semua menggunakan campuran tanah, jerami, dan pasir. Ini merupakan kombinasi yang menurutnya paling tepat untuk membuat dinding kokoh, tanpa retak.

Bambu yang dipakai pun sudah direndam terlebih dahulu untuk menghilangkan gula yang sering mengundang rayap datang. Tangga rumahnya juga menggunakan rangka bambu yang diisi dengan tanah. Pada lantai di atas memakai dua material, yakni kerangka bambu dan multiplek (plywood).

"Kalau perhitungan kasar rumah ini bisa tahan sampai 50 tahun. Cuma tetap perlu diperhatikan perawatannya, seperti di bagian atap itu harus lebih panjang supaya air hujan tidak langsung kena dinding rumah. Kemudian diaci ulang dengan tanah supaya lebih kokoh," kata Misbah.