Melalui kesepakatan dengan ProLogium, Mercedes-Benz akan melakukan pengujian kelistrikan, termal, dan keselamatan terhadap sel baterai lithium-ceramic generasi keempat milik perusahaan tersebut. Pengujian akan dilakukan di fasilitas Mercedes-Benz maupun lembaga pengujian pihak ketiga.

Baterai tersebut menggunakan teknologi separator berbahan keramik serta elektrolit anorganik yang tidak mudah terbakar. Teknologi tersebut diklaim tidak hanya memungkinkan pengisian daya yang cepat, tetapi juga menghasilkan daya keluaran yang tinggi.

“Di Mercedes-Benz, kami berkomitmen membentuk masa depan mobilitas listrik melalui kepemimpinan teknologi dan inovasi,” kata anggota Dewan Manajemen Mercedes-Benz Group AG Jörg Burzer.

ProLogium saat ini telah mengoperasikan pabrik baterai berukuran besar di Taiwan dan berencana membangun fasilitas di Dunkirk, Prancis, dengan kapasitas hingga 44 GWh.