Perusahaan tersebut mengatakan pabrik ini akan memungkinkannya memasok sel baterai kepada pelanggan di seluruh Eropa, termasuk Mercedes-Benz.
Mercedes-Benz juga memiliki mitra penting lainnya dalam pengembangan baterai solid-state. Selain bekerja sama dengan ProLogium, mereka menguji sel baterai lithium-metal dari perusahaan asal Amerika Serikat, Factorial Energy.
Tahun lalu, Mercedes-Benz EQS yang dilengkapi salah satu paket baterai solid-state buatan Factorial menempuh jarak 748,8 mil atau 1.205 kilometer hanya dengan satu kali pengisian daya.
Kendaraan tersebut sebenarnya masih dapat menempuh jarak lebih jauh karena Mercedes-Benz menyebut EQS menyelesaikan pengujian dengan perkiraan sisa jarak tempuh 85 mil atau 137 kilometer.