NADIKABAR.COM — Lucky Hakim, yang kini menjabat sebagai Bupati Indramayu, menunjukkan apresiasinya kepada para petani di kawasan tersebut. Mantan pesinetron itu menyebut mereka sebagai pahlawan ketahanan pangan.

Hal ini diutarakan Lucky Hakim setelah para petani di Indramayu berhasil melampaui target produktivitas panen dalam program Pertanian Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi.

Program ini merupakan langkah konkret Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam memanfaatkan 92.888 hektare Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) untuk membendung alih fungsi sawah produktif. Pada saat bersamaan, disiapkan juga kawasan industri seluas 14.110 hektare agar pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja tidak harus mengorbankan pertanian.

"Indramayu sudah punya LP2B sekitar 92 ribu hektare yang tidak bisa diutak-atik. Penerapan PM-AAS dan dukungan teknologi modern seperti drone pertanian, berharap produktivitas padi di Indramayu sebagai lumbung pangan terus meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia," kata Lucky Hakim dalam keterangan resminya diterima Sabtu (29/8/2026).

Program tersebut melibatkan 9 kelompok tani, 1 brigade pangan dan 93 petani. Penanaman dimulai pada Mei 2026.