Ada pula daerah yang membawakan potensi pertanian lokal seperti Kabupaten Pemalang. Rombongan membawa mobil yang dihias sedemikian rupa menggunakan sejumlah nanas.
Dari Kabupaten Grobogan, rombongan membawa ikon seorang lelaki yang mengenakan pakaian serba putih seperti seorang wali. Dia menaiki kendaraan yang dihias dengan ornamen naga emas.
Pawai dibuka oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Agustina menerangkan para kafilah datang dari 38 provinsi se-Indonesia.
"Kafilah dari 38 provinsi se-Nusantara yang mengenakan baju dan busana khas masing-masing daerah, mobil hias tematik yang menampilkan ornamen rumah adat, ikon daerah, dan satwa khas seperti replika masjid dari Sumut, ornamen pengantin Aceh, serta burung cendrawasih dan gubuk adat dari Papua Barat Raya," jelas Agustina dalam sambutannya.