Agustina menjelaskan, Pawai Ta'aruf menjadi simbol syiar hingga kegembiraan dalam saling mengenal. Di barisan paling depan, lanjutnya, terdapat rombong Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang merepresentasikan Semarang sebagai kota inklusif.

"Di dalam tradisi MTQ, Pawai Ta'aruf adalah simbol syiar, kegembiraan, dan kehangatan yang secara harfiah ta'aruf berarti saling mengenal," ucapnya.

"Pawai Ta'aruf ini menjadi momentum untuk saling menyapa, merajut ukhuwah wathaniyah, dan mempererat rasa persaudaraan sesama anak bangsa," pungkasnya.