NADIKABAR.COM — Meta dilaporkan mengembangkan sebuah purwarupa robot humanoid bernama "Max" melalui kolaborasi bersama perusahaan robotika asal China, Fourier.

Dilansir dari laporan The Next Web pada Minggu (1/11) waktu setempat, proyek yang dirampungkan dalam kurun waktu sekitar tiga bulan tersebut difokuskan sebagai sarana riset internal serta platform eksperimen integrasi agen kecerdasan buatan (AI) milik perusahaan.

Meta tidak berencana untuk menjual robot tersebut kepada publik.

Robot berbobot 48 kilogram dengan tinggi mencapai 1,5 meter ini ditenagai oleh chip Jetson Thor buatan Nvidia. Max dilengkapi dengan layar antarmuka yang dapat menirukan berbagai ekspresi wajah, pengeras suara, serta lima jari di masing-masing lengan yang dirancang presisi untuk memegang dan memindahkan objek berukuran kecil.

Vice President of Product for Robotics Meta Li-Chen Miller terlibat langsung dalam pengembangan purwarupa ini dengan menghabiskan waktu hampir dua bulan di pabrik Fourier di Shanghai.