"Pertemuan terakhir saya saat ada tugas dinas luar kota saya ke Jakarta kemarin lusa. Kemarin hari Selasa saya ketemu saat saya mendampingi Pak Bupati Madiun kebetulan ada acara di Jakarta," ungkap Toni.
"Tidak mengira pertemuan terakhir," tandas Toni sambil menahan air mata.
Jenazah Serda Ahmad tiba di rumah duka di Desa Jonggrang, Kecamatan Barat, Magetan, pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 01.00 WIB menggunakan ambulans TNI AU. Setelah disalatkan, jenazah dimakamkan dengan dihadiri keluarga, Bupati Madiun H Hari Wuryanto, jajaran ASN Pemkab Madiun, serta personel TNI AU Lanud Iswahjudi Magetan.
Mabes TNI AU memastikan dugaan kekerasan terhadap Serda Ahmad sedang ditangani Pomau dengan meminta keterangan sejumlah pihak dan mengumpulkan bukti yang diperlukan. TNI AU menyatakan proses pemeriksaan terhadap sejumlah personel masih berlangsung dan penyelidikan dilakukan untuk mengungkap kronologi serta fakta secara utuh.
"TNI Angkatan Udara menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya seorang personel TNI AU, Serda AMF. Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pomau) saat ini tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan kekerasan yang dialaminya," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, Jumat (11/9/2026).
"Pomau telah meminta keterangan dari sejumlah pihak serta mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti yang diperlukan guna pemeriksaan terhadap sejumlah personel masih berlangsung," lanjutnya.
TNI AU menegaskan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan objektif sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Pemeriksaan terhadap para personel yang diduga terlibat masih berjalan sehingga fakta mengenai kejadian, peran masing-masing pihak, serta penyebab kematian Serda Ahmad masih menunggu hasil penyelidikan.
"TNI AU memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," beber Nyoman.
"Untuk mengungkap secara utuh kronologi serta fakta-fakta yang berkaitan dengan kejadian tersebut," tandasnya.