Rohrscheib menambahkan mimpi demam juga cenderung berulang. Demam dapat memengaruhi tubuh dalam berbagai cara. Seseorang bisa merasa kedinginan dan kepanasan secara bergantian. Gejala lain yang mungkin muncul tim redaksi lain sakit kepala, mual, nyeri tubuh, hingga perubahan suasana hati.
Sebuah penelitian pada 2013 menunjukkan halusinasi atau mimpi yang sangat jelas juga dapat menjadi gejala demam. Sementara penelitian lain menunjukkan bahwa perubahan suhu tubuh yang relatif kecil pun dapat mempengaruhi suasana hati dan kemampuan berpikir.
Rohrscheib membeberkan salah satu penjelasan sederhananya adalah ketika suhu tubuh meningkat, suhu otak juga dapat ikut meningkat. Akibatnya, otak tidak bekerja secara optimal sehingga mimpi yang muncul bisa menjadi lebih aneh dari biasanya.