Pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan pasar menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem mineral Indonesia yang berkelanjutan dan mampu berperan dalam rantai industri global.

Sementara itu, Chief Technology Officer Danantara Indonesia sekaligus Ketua DTIIF 2026 Sigit Puji Santosa menegaskan bahwa kerja sama teknologi perlu menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan langsung di industri.

Menurut dia, kolaborasi tidak boleh berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU), tetapi harus berlanjut menjadi proyek konkret yang memberikan dampak bagi industri.

"Di Danantara, kami membangun kerja sama untuk mendorong inovasi yang dapat langsung diimplementasikan di industri. Dengan demikian, kami tidak hanya menjadi pihak yang mengadopsi apa yang telah dilakukan pihak lain, tetapi juga menjadi pionir dalam inovasi. Kami tidak akan berhenti pada MoU, tetapi menindaklanjutinya menjadi proyek-proyek konkret yang dapat segera dijalankan dan menunjukkan dampak nyata," kata Sigit.