NADIKABAR.COM β Minerba Convex 2026 menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman publik mengenai manfaat sektor pertambangan bagi kehidupan sehari-hari dan perekonomian nasional, sekaligus membuka ruang edukasi mengenai perkembangan industri mineral dan batu bara.
Ketua panitia Minerba Convex 2026 Catur Gunadi mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mendekatkan industri pertambangan kepada masyarakat agar publik memahami peran hasil tambang dalam berbagai aspek kehidupan.
βTambang ada di sekitar kita. Barang sehari-hari kita, dari jam tangan, sendok, garpu, dan lain sebagainya, itu adalah bahan tambang. Sesederhana itu untuk kita perkenalkan kepada masyarakat,β ujarnya dalam konferensi pers Minerba Convex 2026 di Jakarta, Kamis.
Melalui tema Membangun Bangsa, Memberdayakan Masyarakat, Minerba Convex 2026 menghadirkan Experience Youth dimana masyarakat dapat melihat perjalanan industri pertambangan mineral dan batubara secara lebih utuh mulai dari sumber daya dalam bumi, proses pertambangan, pengelolaan dan pemurnian, hilirisasi hingga manfaat bagi pembangunan di Indonesia.
Dan juga Kids Mining Adventure Zone sebagai ruang edukasi yang lebih dekat kepada anak-anak, masyarakat dan juga generasi muda yang dirancang secara menyenangkan untuk mengenal pengelolaan sumber daya mineral dan batubara sejak dini.
Dia mengatakan, penyelenggaraan kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran sektor pertambangan serta manfaat komoditas mineral dan batu bara yang digunakan dalam berbagai produk dan aktivitas ekonomi.
Sementara itu dari sisi pelaku industri, Sekretaris Umum Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) adalah Meidy Katrin Lengkey menambahkan, Minerba Convex juga menjadi sarana untuk menyampaikan informasi terkini mengenai perkembangan industri pertambangan, baik di dalam negeri maupun di pasar global.
Menurutnya, pemahaman terhadap dinamika pasar diperlukan agar pelaku usaha dapat menyesuaikan kegiatan produksi dengan perkembangan permintaan dan penawaran komoditas, sekaligus tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.
βBukan hanya regulasi di Indonesia, tetapi apa sebenarnya yang sedang terjadi di dunia pertambangan, bagaimana permintaan globalnya, bagaimana posisi Indonesia, dan bagaimana perusahaan pertambangan bisa berproduksi sesuai regulasi serta permintaan dan penawaran,β katanya.
Dia menilai, penyampaian informasi tersebut penting karena industri pertambangan terus menghadapi perubahan regulasi, kondisi pasar, dan kebutuhan para pelaku usaha.
Karena itu, Minerba Convex diharapkan dapat menjadi ruang edukasi bagi masyarakat sekaligus mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk memahami perkembangan industri.
Minerba Convex 2026 akan diselenggarakan pada 2β3 November 2026 di JIExpo Convention Centre & Theatre, Kemayoran, Jakarta yang direncanakan akan dihadiri lebih dari 17.000 pengunjung. Acara ini juga didukung oleh 18 asosiasi dan organisasi layan di lingkaran minerba.
Melalui kegiatan yang diselenggarakan secara berkala tersebut, publik diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai peran pertambangan, sementara pelaku industri dapat mengikuti perkembangan pasar dan kebijakan yang memengaruhi kegiatan usaha mereka.