"Jadi ibaratnya itu kayak kita belanja dengan diskon 20 persen. Jadi 20 persennya mungkin sudah terpotong, tapi masih ada 80 persen yang masuk," jelasnya.

Kondisi inilah yang kerap menjebak banyak orang. Label 'less sugar' menciptakan rasa aman palsu, sehingga seseorang merasa sah-sah saja.

"Jangan merasa dengan beli minuman kekinian less sugar, jadi hampir setiap hari tuh minum terus dengan 'judul less sugar'," tegas dr Yaze.

"Akhirnya tetap saja akan nambah juga kalorinya, pasti akan gagal lagi diet kamu," tambahnya.