Organisasi ini menjalin kerja sama dengan sejumlah jaringan minimarket, termasuk Lawson dan Family Mart. Karena itu tercipta gerai bermerek Port Store di beberapa kawasan pelabuhan.

Konsep ini memudahkan buruh pelabuhan mendapatkan perlengkapan kerja tanpa perlu mencari toko khusus, sekaligus tetap bisa berbelanja kebutuhan harian layaknya di minimarket biasa.

Meski dirancang untuk pekerja pelabuhan, toko ini tetap terbuka bagi masyarakat umum. Mr Sato sendiri mengaku tergoda membeli es krim cone, keripik keju, serta handuk bermerek Toraichi, merek pakaian kerja Jepang yang populer di kalangan buruh.

Ia pun merekomendasikan siapa saja yang kebetulan melintas untuk singgah, karena toko ini menjadi bukti bagaimana jaringan ritel besar bisa beradaptasi demi melayani kebutuhan komunitas lokal, sekaligus menghadirkan pengalaman belanja yang unik bagi wisatawan yang penasaran.