Menurut Bachtiar, salah satu fokus utama UMY adalah mendorong hasil penelitian agar tidak berhenti sebagai publikasi ilmiah. Riset akan diarahkan untuk dipatenkan dan dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

"Entrepreneur University itu kami perkuat untuk hilirisasi produk-produk riset inovasi, sehingga nanti paten dan inkubasi bisnis, baik yang didirikan oleh UMY dan mahasiswa-mahasiswa itu bisa menghasilkan nilai tambah," ujarnya.

Bachtiar menjelaskan, UMY telah membentuk direktorat yang menangani hilirisasi inovasi. Kampus juga mendirikan laboratorium terpadu yang menjadi pusat riset, inovasi, hingga pengembangan paten.

"Utama itu transformasi riset ke produk. Jadi, penelitian tidak berhenti di jurnal ilmiah, tapi juga dipatenkan dan syukur dikomersialkan di DUDI, dunia usaha dan dunia industri," jelasnya.