NADIKABAR.COM — Polisi Jepang mencari pelaku yang membuang 80 roti seberat 39 kg di jalan dan pantai Tottori. Sampah makanan ini dikhawatirkan menarik beruang.

Pemandangan tak biasa terjadi di kawasan Daisen-Oki National Park, Prefektur Tottori, Jepang. Kawasan tersebut mendadak dipenuhi tumpukan roti yang dibuang sembarangan.

Pada 14 Agustus, pekerja dari National Parks Foundation menemukan sekitar 30 roti yang dibuang di jalan sepanjang 150 meter atau sekitar 492 kaki.

Awalnya, roti tersebut diduga bisa saja terjatuh dari kendaraan pengangkut barang. Namun, dugaan itu dianggap kurang masuk akal karena roti-roti yang ditemukan sudah tidak terbungkus.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa roti kemungkinan memang sengaja dibuang, bukan sekadar muatan yang terjatuh.

Pembuangan roti juga tidak berhenti pada hari itu. Pada hari berikutnya, roti kembali ditemukan di sepanjang jalan yang sama, lapor SoraNews24 (25/8).

Kejadian serupa berulang hingga 20 Agustus. Dalam empat hari, petugas mengumpulkan sekitar 80 roti dengan total berat mencapai 39 kilogram.

Kondisi roti yang dibuang juga tidak menunjukkan ciri-ciri produk gagal. Tidak ditemukan bentuk roti yang rusak atau cacat yang bisa mengindikasikan bahwa makanan tersebut merupakan hasil produksi yang tidak layak dijual.

Kecurigaan semakin kuat setelah pada 19 Agustus ditemukan sekitar 1,3 kilogram hati dan ampela ayam yang turut dibuang di pinggir jalan.

Temuan ini membuat kasus tersebut tidak lagi terlihat seperti sekadar pembuangan limbah dari sebuah toko roti.

Fenomena serupa bahkan terjadi di kawasan lain. Warga di Hakuto Coastline, Tottori, yang berjarak sekitar satu jam perjalanan dari Daisen-Oki National Park, juga melaporkan menemukan roti yang dibuang di pinggir pantai hingga area parkir sepanjang Agustus.

Pembuangan makanan dalam jumlah besar di kawasan terbuka bukan sekadar mengganggu pemandangan.

Makanan yang dibiarkan dapat membusuk, menimbulkan bau tidak sedap, sekaligus menjadi persoalan kebersihan dan sanitasi.

Selain itu, sisa makanan berpotensi menarik hewan liar mendekati kawasan yang ramai manusia.

Kondisi tersebut dapat membahayakan manusia maupun hewan karena satwa yang mendekati jalan berisiko tertabrak kendaraan atau menyebabkan pengemudi melakukan manuver mendadak.

Masalah ini menjadi perhatian lebih serius karena terdapat laporan penampakan beruang di sekitar lokasi roti dibuang di Daisen-Oki National Park.

Dalam beberapa waktu terakhir, Jepang juga menghadapi peningkatan kasus serangan beruang, sehingga makanan yang sengaja ditinggalkan di dekat jalan dinilai dapat memperbesar risiko.

Pihak pengelola taman nasional pun tidak ingin makanan yang dibuang sembarangan justru menarik beruang dan satwa liar lainnya mendekati jalan raya.

Polisi akhirnya meningkatkan patroli di sejumlah area tempat roti ditemukan. Hingga kini, polisi masih berupaya mencari tahu siapa yang membuang puluhan roti tersebut dan apa motif di balik tindakan itu.

Patroli juga dilakukan untuk mencegah aksi serupa terulang sebelum tumpukan makanan tersebut menimbulkan masalah yang lebih besar bagi wisatawan, warga, maupun satwa liar.