Kejadian itu akan menjadi evaluasi setelah SPPG diberikan sanksi. Pihaknya juga tetap berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Tana Toraja untuk menjaga mutu dan standarisasi SPPG.

"Kami sudah menerima sanksi dari Badan Gizi Nasional untuk kami evaluasi. Kami melakukan perbaikan dan nanti dalam pengawasan instansi terkait Badan Gizi nasional yaitu dinas kesehatan dan dinas lingkungan hidup," paparnya.

"Kami akan terus berkoordinasi, melakukan pengawasan melekat ke depan sesuai standarisasi badan gizi nasional agar kejadian serupa tidak akan pernah terjadi lagi. Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," tambah Louice.

Sejak siswa dan guru dilarikan ke rumah sakit atas dugaan keracunan MBG, pihaknya turut memantau kondisi korban. Louice mengaku ratusan siswa dan guru yang diduga keracunan sudah membaik.

"Puji Tuhan alhamdulillah anak-anak kami, siswa-siswa terdampak sudah sembuh, sudah pulih, sudah sehat, kembali beraktivitas seperti sebelumnya. Kami berkoordinasi untuk memantau saat itu kondisi siswa-siswa yang terdampak di rumah sakit," jelas Louice.