βKetika tekanan terhadap rupiah mulai mereda, penerbitan SRBI bisa disesuaikan secara bertahap agar likuiditas perbankan lebih banyak mengalir ke kredit modal kerja dan investasi,β katanya menambahkan.
Kebijakan makroprudensial juga bisa digunakan untuk mendorong pembiayaan ke sektor produktif, lanjut Yusuf. Pasar obligasi korporasi dan saham juga perlu diperdalam supaya investor memiliki lebih banyak pilihan investasi jangka panjang.
Maka dari itu, kemampuan Indonesia mengarahkan dana portofolio ke sektor riil disebut sangat bergantung pada kepastian hukum, ketersediaan energi, kualitas tenaga kerja, dan konsistensi kebijakan.
βKalau kebijakan fiskal, moneter, dan reformasi struktural berjalan searah, aliran dana asing ini bisa ikut memperkuat kapasitas produksi nasional, bukan sekadar menambah likuiditas di pasar keuangan,β tuturnya.