"Selanjutnya kebetulan kita dibantu Polda Jateng dengan menggunakan water bombing, sudah beberapa kali. Ini bagian dari dukungan untuk menggapai lokasi-lokasi yang tidak bisa dilalui oleh jalur darat," jelasnya.

Namun api masih belum padam seutuhnya sehingga OMC dilakukan untuk mempercepat pemadaman. Dia berharap kebakaran TPA Putri Cempo kali ini tidak seperti kejadian tahun 2023.

"Karena kalau kita mengacu tahun 2023 saat Putri Cempo terbakar juga, itu waktu penanganannya 24 hari. Ini baru masuk di hari kelima. Harapannya bisa lebih cepat," kata Bergas.