"Sebenarnya untuk manajemen lalu lintas ini sudah dipikirkan semua kebutuhannya, untuk pejalan kaki, pengendara, dan seluruh yang lewat di sini. Tetapi ini butuh waktu, sistem penganggaran, sudah diusulkan," ujar wanita yang akrab disapa Fia itu.

Fia menambahkan, jika proses penganggaran berjalan lancar, pemasangan rambu serta infrastruktur pendukung permanen bakal direalisasikan pada triwulan IV. Evaluasi berkala pun terus dilakukan selama masa uji coba.

"Uji coba kedua kami akan evaluasi apa kekurangannya, masukan dari masyarakat apa. Uji coba ini akan dilakukan sampai kuartal keempat seperti kesepakatan tadi setelah pemasangan infrastruktur permanen," terang Fia.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram berkomitmen merumuskan solusi berimbang arus lalu lintas tetap tertib dan aman, serta roda ekonomi pedagang lokal terus berputar.