Iran dan AS diketahui saling berhadapan untuk memperebutkan kendali atas Selat Hormuz sejak perang Timur Tengah dimulai dengan serangan AS-Israel terhadap Iran pada Februari lalu.

Sebelum perang pecah, Selat Hormuz menjadi salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia. Sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia diketahui melintasi jalur tersebut.

Namun, Teheran kemudian memberlakukan blokade di Selat Hormuz setelah perang dimulai. Langkah itu kemudian direspons Washington dengan melakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.