"Untuk informasi yang terakhir kan kami dapat info di tumpukan kayu-kayu, sambil saya suruh pantau. Soalnya kalau laporan ular itu kan sangat cepat sekali, dari laporan harus sekalian dipantau," terang Muji.
Empat orang tim Damkar lalu tiba di lokasi. Mereka langsung membongkar tumpukan kayu tempat persembunyian ular king cobra tersebut.
"Saya lokalisir sama teman-teman, kita singkirkan (tumpukan kayu) dengan kehati-hatian. karena informasinya kan kobra. Biasanya kalau kobra Jawa kan nyembur, saya tunggu kok enggak ada nyembur, enggak ada desisan," ungkap Muji.
Muji sempat mengira ular yang hendak mereka evakuasi adalah piton karena disebutkan memiliki ukuran besar. Dia terkejut ternyata yang dihadapinya ternyata king cobra.
"Kemungkinan ini saya kira pertama malah piton. Setelah saya melihat itu kok besar sekali dan itu kebetulan berdiri, wah itu king cobra," tutur Muji.
Melihat keberadaan king cobra itu, tim Damkar lalu melakukan upaya evakuasi. Muji mengatakan ular itu sempat lari ke dalam rumah hingga terpojok ke dalam lemari.
"Kobranya itu kan keluar, langsung dikejar sama teman-teman, dibantu keluarga masuk dalam rumah kita cari. Akhirnya dia terpojok di situ, di lemari, akhirnya bisa dievakuasi," jelas Muji.