NADIKABAR.COM — Moody's Ratings (Moody's) mempertahankan peringkat keluarga korporasi (Corporate Family Rating/CFR) Ba1 untuk PT Bayan Resources Tbk (BYAN) di level Ba1. Namun lembaga pemeringkat itu mengubah outlook BYAN menjadi negatif dari sebelumnya stabil.

Perubahan outlook dilakukan menyusul force majeure yang tengah dihadapi BYAN. Kondisi tersebut terjadi imbas persetujuan perubahan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 belum terbit.

"Prospek negatif ini mencerminkan ketidakpastian regulasi terkait alokasi kuota produksi, yang menyebabkan Bayan menyatakan keadaan kahar (force majeure). Jika tidak segera diselesaikan, ketidakpastian ini dapat membatasi produksi dan membebani pendapatan," kata Asisten Wakil Presiden Moody's Ratings, Anthony Prayugo, dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu (20/9/2026).

Meski demikian, Moody's menilai metrik kredit Bayan masih kuat, ditopang neraca keuangan perusahaan yang bebas utang. Namun, ketidakpastian terkait persetujuan kuota produksi masih menjadi risiko bagi kemampuan Bayan untuk meningkatkan produksi.