"Yang menembak yang kita amankan ini. Peran pelaku lain ada yang membawa sajam jenis celurit, terus ada yang menjadi joki, dan ada yang merekam video. Kemungkinan sengaja membuat konten untuk diperlihatkan ke teman-temannya," paparnya.

Polisi pun sudah mengidentifikasi tiga pelaku lainnya. Menurut polisi, keempat pelaku saling mengenal dari sesama anggota geng.

"Ndak (para pelaku bukan tetangga), alamatnya ndak sama. Dulu memang mereka berteman lama dan di dalam sebuah geng, namun mereka mungkin bertemu lagi terus melakukan kejahatan ini," sambungnya.

Kepada polisi, pelaku mengaku menembak korban sebanyak enam kali. Tiga di antaranya mengenai korban dan mengakibatkan luka di bagian punggung.