NADIKABAR.COM — Pria di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi AR (40) nekat membakar Al-Quran. Setelah melakukan aksinya, pelaku lalu kabur karena khawatir dimassa warga. Lalu apa motif pelaku sebenarnya pelaku?
Kanit Reskrim Polsek Muncar Ipda Sujarwadi Putra mengungkapkan, pihaknya masih mendalami rangkaian kejadian pembakaran Al-Qur'an tersebut. Pihaknya juga masih menggali keterangan dari warga dan keluarganya.
"Termasuk motifnya masih kami dalami," kata Sujarwadi, Jumat (4/9/2026).
Selain itu, Polisi juga berkoordinasi telah dengan satuan fungsi Polresta Banyuwangi. Tujuannya untuk mengungkap peristiwa tersebut dan mencari pelaku yang masih kabur.
"Kami juga masih melakukan lidik terhadap yang bersangkutan dan berkoordinasi dengan satuan terkait," ujar Sujarwadi.
Sujarwadi Sujarwadi, saat membakar Al-Quran, pelaku juga sempat merekam aksinya dan diunggah ke status WhatsApp. Dalam rekaman berdurasi 1 menit itu, pelaku tampak membakar sambil mengucapkan kalimat yang diduga jadi motif aksinya.
"Khatam Quran..., khatam Quran...," demikian suara pelaku dalam video yang diucapkan berkali-kali.
Sebelumnya, seorang pria di Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur nekat membakar Al-Quran. Aksinya ini juga sempat direkam dan dijadikan status di aplikasi perpesanan instans WhatsApp.
Kanit Reskrim Polsek Muncar Ipda Sujarwadi Putra saat dikonfirmasi membenarkan aksi penistaan agama tersebut. Kejadian tersebut terjadi pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 18.15 WIB.
Sedangkan pelaku diketahui berinisial AR (40). Sujarwadi menyebut pihaknya telah mendatangi rumah pelaku, namun pihaknya sudah pelaku diduga sudah kabur dahulu.
"Kami masih mencari keberadaan pelaku. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Satpol PP untuk mencari keberadaan yang bersangkutan," kata Sujarwadi, Kamis (3/9/2026).