"Saya rasa sudah sepantasnya kami membantu MotoGP dan Dorna mengembangkan olahraga ini, bukan hanya di lintasan, tetapi juga di luar lintasan dan dalam situasi seperti ini. Ini bukan soal konfrontasi. Kami bekerja sama untuk memperbaiki kondisi bagi semua orang dan berusaha agar balapan di sana bisa berlangsung," tuturnya.

Berbeda dengan Acosta dan Di Giannantonio, Francesco Bagnaia memilih tidak berkomentar mengenai ketidakpastian MotoGP Qatar. Pebalap Ducati Lenovo itu enggan ikut berspekulasi dan meminta semua pihak menunggu perkembangan berikutnya.

"Tidak ada komentar, maaf. Mari kita tunggu sampai kita berada di lintasan. Kalian tahu saya biasanya suka membuat pernyataan kontroversial, tetapi kali ini tidak," kata Bagnaia.

Situasi MotoGP Qatar memang masih menjadi perhatian. Meski penyelenggara telah mengarahkan agar balapan tetap berlangsung pada 6-8 November, keselamatan pebalap, tim, kru, dan seluruh personel tetap menjadi pertimbangan utama. Keputusan akhir akan sangat bergantung pada perkembangan situasi keamanan di kawasan tersebut.